Pengalaman Kuliah di China

class

Kondisi ruang kuliah di China

Karena cukup banyak yang penasaran dengan kehidupan perkuliahan di China, pada postingan kali ini gw akan share sedikit mengenai pengalaman gw selama studi di sini. Dan harus diingat, bahwa yang gw share di sini adalah berdasarkan pengalaman gw pribadi, jadi di universitas lainnya belum tentu sama dengan pengalaman gw. Selain itu, beda jurusan juga metode belajarnya bisa berbeda. Karena gw jurusan psikologi, yang merupakan ilmu sosial, jadi kegiatan-kegiatan seperti diskusi kelompok, presentasi, dan membuat makalah adalah hal yang umum. Jurusan komputer misalnya, tugas bisa saja banyak yang berkaitan dengan matematika, membuat program, dst.

1. Sistem Belajar

Pertanyaan yang sering banget gw temui adalah mengenai sistem belajar di China. “Apakah sama dengan di Indo?”. Menurut gw pribadi nggak ada yang beda banget sama di Indo. Kurang lebih kek gini:

  • Cara ngajarnya seperti biasa, dosen ceramah panjang lebar, murid ndengerin.
  • Tugas: diskusi kelompok, presentasi, makalah/laporan
  • Ujian: bisa berupa ngumpulin tugas atau ujian di kelas seperti biasa

Perbedaannya dengan waktu gw kuliah di Indo juga ada sih, misalnya:

  • Ada kelas tertentu yang berlangsungnya mungkin cuma beberapa minggu aja, nggak sampe 1 semester.
  • Bingung cara ngitung SKS (Satuan Kredit Semester). Entah dihitungnya berdasarkan apa, entah jumlah jam pelajaran kayak di Indo atau yang lain.
  • Tidak selalu ada UTS (Ujian Tengah Semester). Gw malah nggak pernah ada UTS.
  • Ada juga dosen yang cuma ngasih satu tugas aja, tanpa ujian apapun. Jadi ya nilai akhir kita bergantung pada tugas itu aja.
  • Tidak semua dosen melakukan absensi. Jadi, mau nggak masuk kelas terus juga bisa 😐
homework2

Tugas merangkum buku (min. 10.000 kata)

2. Suka Duka

Suka(nya):

  • Dapat teman-teman baru.
  • Fasilitas yang lengkap untuk mendukung kita belajar.
  • Perpustakaannya besarrr 😀
  • Kebetulan kalau di jurusan gw, mereka sering ngadain semacam seminar gitu, jadi bisa nambah-nambah pengetahuan juga.

Duka(nya):

  • Sekalipun nggak ada ujian, tugasnya… fiuhh~ Tidur cuma beberapa jam doang sudah biasa hahaha.
  • Belajar berjam-jam dapatnya dikit. Karena harus translate dari bahasa Mandarin. Ya.. faktor bahasa intinya. Atau kalau kerja tugas harusnya 2-3 jam selesai, gara-gara masalah bahasa, bisa 5 jam atau seharian baru selesai 😐
  • Sering juga nggak ngerti dosen ngomong apa.

3. Pertanyaan Lainnya

Kalau kuliah di China, kelasnya digabung sama murid lokal atau murid internasional?

Tergantung kebijakan universitas dan jurusan yang diambil. Jika universitas menyediakan kelas khusus untuk murid internasional, berarti nanti teman-temannya juga murid internasional.

Dosennya ngajarnya pakai bahasa apa ya?

Menggunakan bahasa Mandarin. Kecuali jika kelas internasional, maka akan menggunakan bahasa Inggris.

Buku-buku pelajaran menggunakan bahasa apa ya?

Hal ini tergantung dosen. Kadang dosen akan merekomendasikan buku berbahasa Mandarin, kadang juga yang berbahasa Inggris.

Kalau kerja tugas (skripsi/tesis) atau presentasi boleh pakai bahasa Inggris?

Mengenai hal ini, juga tergantung kebijakan dosen. Tidak sedikit dosen yang mengizinkan kita untuk menggunakan bahasa Inggris dalam mengerjakan tugas.

Tugas-tugasnya apa saja ya?

Tergantung universitas, jurusan, dan dosen tentunya. Kalau gw pribadi, karena jurusan gw psikologi, jadi tugas-tugasnya lebih sering seperti membuat penelitian/makalah dan presentasi.

Well, itulah sekilas mengenai pengalaman gw kuliah di China. Semoga bisa membantu menjawab rasa penasaran teman-teman tentang perkuliahan di China

29 thoughts on “Pengalaman Kuliah di China

  1. Halo lily. Dulu kok bisa sekolah di China gimana ceritanya?
    Kamu dpt beasiswa atau self finance?
    Dulu gimana cara daftar di kampusnya?
    Makasih

    Like

  2. Qing wen jie, blh mnt contact wechat jiejie gk??? Ak coba scan barcode yg wechat it tp udh expired jie hehehe.. ato gk email jg boleh jie hehehe… xiexie jie (:

    Like

  3. kak Lily mau nanya dong kak, salah satu persyaratan CGS di Xiamen University itu pake statement of financial support, nah itu maksudnya gimana ya Kak? Itu berarti kita berkemungkinan diterima tp gak pake beasiswa gitu kak? makasi kak, I’m looking forward to your reply.

    Like

    • Coba ditanyakan ke univnya untuk lebih jelasnya ya 🙂
      Biasanya sih hanya untuk konfirmasi seumpama terjadi hal-hal di luar dugaan, kita masih ada dukungan finansial, tidak benar-benar mengandalkan beasiswa 100%.

      Like

      • Kak lily mhn maaf bertanya , saya punya teman yg berkuliah disana tepatnya yaitu di university guangzhou. Jurusan komunikasi namun sy cek tdk ada jurusan tersbut dan apakah benar kuliah disana di asramakan?
        Dan kuliahnya full day sama sekali tdk ada libur katanya dan kalau nlp pun diawasi pihak university
        Apakah seketat itu kak?

        Like

        • 1. Jurusan bisa dicek di web csc ya.
          2. Tiap univ memiliki peraturan yang berbeda, biasanya pasti ada libur, kecuali memang mahasiswa memilih banyak kelas.

          Like

  4. Gak ada bedanya sih sama sekolah indo,saya sudah 5 tahun universitas di shanghai,sama aja kalau ngajarnya,hanya sedikit shock saya pas masuk kelas,saya dicampur sama orang china asli,indo 2 orang saja dari jawa sama bandung. Hanya beda di dosen saja x,dosen dichina itu jelasin panjang tapi detail banget,bisa di mengerti,awal terkendala bahasa karena saya gak tahu bahasa mandarin,langsung di bantu sama orang china uuntuk bisa berbahasa china,1 lagi di china itu mengasikkan,walau saya kangen sama indonesia dengan makanannya.sekarang sudah ada pemerintah kan,dari Bos yang siswa berprestasi bisa belajar di china,tugas hanya belajar saja,uang bulanan itu dapat.kalau gak salah itu juga,ini ada adek kelas saya yang baru masuk s1 di shanghai 1 universitas,dia ceritanya begitu,semoga banyak yang nyusul ya.

    Like

  5. Bisa sambil kerja gak ya kuliahnya?
    Kuliahnya dari Senin sampai Sabtu ya?
    Di sana ada gereja gak ya?
    Bisa ikut ekskul atau organisasi apa gak ya?
    Mau ke mana-mana pakai sepeda aja bisa gak ya?

    Like

    • 1. Sebenarnya tidak boleh bila tanpa izin, ada resikonya.
      2. Tergantung jurusan dan univ ya ini, tidak bisa dipastikan. Minggu pun bisa ada kelas.
      3. Tergantung kota ya. Kota-kota besar biasanya ada.
      4. Di sana nggak ada istilah ekskul sih. Organisasi bisa ikut organisasi anak-anak Indo (di kota besar biasanya ada).
      5. Sepeda mudah didapat, bisa2 saja. Cuma kalau jauh kan capek juga hehehe.

      Like

    • -Aku mau nanya dong klo masuk univ di China boleh dr s1 atau harus udh selesai s1 jd beasiswa nya s2
      -trs trs cara dpt beasiswa nya itu gmn apa harus Mahasiswa yg berprestasi?jd mksd aku klo dpt beasiswa itu harus mahasiswa yg berprestasi nilainya yg harus bagus atau bagaimana? Mohon bantuannya:) tolong dijawab yah makasih

      Like

  6. ci semisal kita dapat beasiswa cgs, terus ngikut kelas mandarin setahun. apakah itu ditanggung sama beasiswa? ato kita harus pke duit sndiri

    Like

  7. kak kalau tahapan seleksinya apa aja ya? ada semacam tes tertulis, wawancara, atau semacamnya? tips&tricks nya gimana tu kak?

    Like

    • Kalau tes tertulis tidak ada. Kalau wawancara, ada beberapa univ yang menerapkan tes ini, tapi banyak juga yang tidak kok. Persyaratan” seperti ini bisa dilihat di web univ atau ditanyakan langsung ke univnya ya 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s